Kabupaten Pamekasan terletak di Pulau Madura yang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Timur dengan posisi geografis antara 6o51’ – 7o13’ LS dan 113o19’ – 113o58’ BT. Batas-batas daerahnya meliputi Laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Sumenep di sebelah timur, Selat Madura di sebelah selatan, serta Kabupaten Sampang di sebelah barat.
Secara administratif wilayahnya yang seluas 79.230 Ha, terbagi menjadi 13 kecamatan yang meliputi 189 desa/kelurahan. Struktur geologinya terdiri dari holosen alluvium, pliosen limestone facies, miosen sendimentary facies, dan cleiston clay sedementary. Sedangkan jenis tanahnya terdiri dari alluvial, mediteran, grumosol, regusol, dan litosol.
Curah hujan pada tahun 2001 mencapai 9.264 mm (776 mm/tahun) dengan jumlah hari hujan selama 552 hari (46 hari/tahun), temperatur antara 28oC–32oC dan kelembaban nisbi rata-rata 80 %.
Kabupaten Pamekasan berada pada ketinggian antara 0–340 m dpl dengan kemiringan meliputi 0–2 % (seluas 29,4 %), 2–15 % (46,3 %), 15–40 % (20,8 %), dan > 40 % (3,5 %).
Pertumbuhan ekonomi kabupaten ini sangat dipengaruhi oleh 3 sektor utama, yaitu pertanian, jasa, dan perdagangan. Pada tahun 2001 pertumbuhan ekonominya mencapai 1,59 % yang disumbangkan oleh sektor pertanian (52,48 %), jasa (19,147 %), dan perdagangan (9,35 %).


Fasilitas Umum Kabupaten Pamekasan :
Guna menunjang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan secara tidak langsung menuntut adanya beberapa fasilitas yang meliputi sarana dan prasarana:
• Pendidikan (Universitas, Akedemis, dan Sekolah)
Pemerintahan Kabupaten Pamekasan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, dalam hal ini diharapkan pula adanya peningkatan relevansi pendidikan serta mempunyai mutu keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu mutu pendidikan selalu ditingkatkan sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan SDM tersebut mempunyai nilai strategis karena merupakan prasyarat mutlak bagi Pamekasan untuk mampu bersaing dalam era otonomi daerah.
• Kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas dan Posyandu)
Dibidang kesehatan Pemerintahan Kabupaten Pamekasan telah berupaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat termasuk gizi dan penciptaan NKKBS dalam rangka peningkatan kualitas dan taraf hidup serta kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu Pemerintahan Kabupaten Pamekasan telah memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara lebih merata kepelosok desa.
• Tempat Ibadah
Masyarakat Pamekasan, sebagaimana masyarakat Madura pada umumnya, merupakan pemeluk agama Islam yang taat. Kehidupan mereka selalu diwarnai dengan keadaan yang serba religius. Kondisi ini ditunjukkan dengan banyaknya tempat-tempat ibadah dan pendidikan agama Islam. Sekalipun demikian, penduduk Pamekasan yang mayoritas pemeluk agama Islam, tetapi di Pamekasan juga ada Gereja, Wihara dan Pura dalam arti pemeluk agama lain cukup leluasa untuk menunaikan ibadahnya. Keadaan ini memberi dampak yang positif terhadap kehidupan keagamaan karena mereka saling hormat-menghormati dan menghargai satu dengan lainnya.
• Irigasi (Dam, waduk)
Untuk mencukupi kebutuhan akan adanya air khususnya pada sektor pertanian dengan memenuhi pengairan lahan sawah dan tegalan maupun air bersih pada masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Pemerintah telah membangunan beberapa faktor penunjung yaitu dengan pembuatan tanggul sungai yang menghubungkan setiap kecamatan untuk mensiasati pembagian air irigrasi di masa musim kemarau maupun musim hujan.
• Penerangan (PLN)
Keberhasilan pembangunan energi selama ini telah memberi kontribusi yang besar dalam mengembangkan pemanfaat energi, khususnya tenaga listrik dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan tersedianya listrik sampai kepelosok pedesaan. Sampai saat ini mencapai 188 desa (99,5%) dari jumlah 189 desa atau kelurahan di Kabupaten Pamekasan telah memanfaatkan tenaga listrik dari PLN maupun energi alternative. Pembangunan kelistrikan desa berdampak luas terhadap kegiatan perekonomian di pedesaan terutama untuk mendukung kegiatan industri kecil, pendidikan dan lain sebagainya.
• Air Bersih (PDAM)
Untuk mencukupi kebutuhan khususnya air bersih Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk seluruh masyarakat untuk arti dari hidup sehat dalam mengkonsumsi air bersih.
• Komunikasi (TVRI2, TELKOM, Radio dan Pos)
Pembangunan Telekomunikasi dan Pos memegang peranan penting dalam memberi layanan lalu lintas barang, uang, informasi baik regional, nasional maupun internasional. Pesatnya teknologi baik informasi, telekomunikasi, dan Pos selama ini telah dapat mendukung upaya pemerataan pembangunan.
• Transportasi
Sarana dan prasarana perhubungan antar daerah satu dengan daerah yang lain, hal ini sangat menunjang pembangunan sektor lainnya dalam khususnya kegiatan ekonomi, sosial masyarakat, termasuk penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pamekasan. Baik Laut yang menghubungkan kepulauan Madura dan Surabaya dengan memanfaatkan Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Kamal baik untuk sarana pengangkutan penumpang maupun barang, sedangkan jalur darat dengan pembuatan jalan, jembatan dan terminal yang menghubungkan antara kota satu dengan kota lainnya yang ada di pulau Madura.
• Hiburan
Wisata Kabupaten Pamekasan memiliki pesona yang mampu menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung. Obyek-obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Pamekasan selain Wisata Alam, Budaya, Bahari, kerajinan dan belanja. Obyek wisata merupakan aset yang sangat potensial dengan keragaman corak budaya masyarakat untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan daerah. Selain itu, keragaman corak budaya masyarakat juga perlu dipelihara karena merupakan salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Pamekasan.
• Tempat tinggal dan Pemukiman
Penataan daerah yang teratur di Kabupaten Pamekasan dan didukung oleh standart hidup sehat dan keasrian lingkungan sehingga dirasakan masyarakat setempat. hal ini memberikan kenyaman untuk bertempat tinggal.
• Beberapa pelayanan masyarakat lainnya. (Bank, Pasar dan pertokoan)
Aktivitas perputaran roda perekonomian Kabupaten Pamekasan yang mana didukung dengan adanya beberapa tempat dan fasilitas yang merupakan media perdagangan transaksi jual beli maupun investasi dengan harapan dapat dinikmati oleh masyarakat setempat, hal ini yang telah tersebar di Kabupaten Pamekasan pada seluruh kecamatan
Hal ini semua mendorong Kabupaten Pamekasan tumbuh dengan pesat perekonomiannya yang mana dapat dirasakan oleh masyarakat.
Kependudukan
Kabupaten Pamekasan secara Demografis memiliki penduduk 835.101 jiwa. Dengan kepadatan penduduk per Km2 cukup bervariatif. Secara Administratif Kabupaten Pamekasan terdiri dari 13 Kecamatan dan 189 Desa/Kelurahan. Sehingga Keberhasilan pembangunan tidak bisa dilepaskan dari permasalahan kependudukan mengingat penduduk merupakan subyek maupun obyek pembangunan itu sendiri.
Guna mendukung tercapainya hasil-hasil pembangunan yang optimal, data kependudukan merupakan hal yang mutlak diperlukan meliputi jumlah, laju pertumbuhan penduduk, komposisi penduduk, penyebaran penduduk serta hal-hal terkait lain.
